Equity World – Bursa saham Eropa diperkirakan akan bergerak lebih tinggi pada Jumat (10/09) petang. Investor terus mencerna keputusan kebijakan terbaru European Central Bank (ECB) dan angka pertumbuhan Inggris yang terbaru.

Pada pukul 14.09 WIB, DAX futures Jerman menguat 0,37% ke 15,620.0, CAC 40 futures Prancis naik 0,28% di 6.703,5 dan FTSE 100 futures di Inggris naik 0,17% di 7,035.5 menurut data Investing.com. Di Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,34% di 6.089,00 pukul 14.27 WIB.

Investor umumnya bereaksi positif terhadap berita Kamis kemarin bahwa European Central Bank (ECB) akan memperlambat pembelian obligasi daruratnya pada kuartal IV. Langkah tersebut tampaknya hanya sebagai tanda langkah untuk melepas bantuan ekonomi darurat yang menopang blok itu selama pandemi.

“Ini bukan pengurangan tetapi tanda yang sangat tentatif bahwa pengurangan pada akhirnya bisa terjadi,” kata analis di ING dalam catatan.

Juga membantu nada adalah serah terima positif dari Asia. Indeks Hang Seng Hong Kong naik hampir 2%, didorong oleh rebound di saham game China setelah mengalami kerugian besar pada hari Kamis di tengah laporan bahwa pemerintah China akan menangguhkan persetujuan untuk game online baru.

Namun, tren kenaikan yang ada kemungkinan akan terbatas setelah rilis terbaru produk domestik bruto Inggris menunjukkan negara tersebut hanya tumbuh 0,1% pada bulan Juli, penurunan besar dari pertumbuhan 1,0% pada bulan sebelumnya.

“Setelah berbulan-bulan di mana ekonomi tumbuh dengan kuat, membuat banyak kerugian akibat pandemi, hanya ada sedikit pertumbuhan secara keseluruhan pada Juli,” kata Jonathan Athow, di Kantor Statistik Nasional.

Dalam berita perusahaan, saham-saham maskapai penerbangan dapat menjadi fokus pada hari Jumat sehari setelah easyJet (LON:EZJ) mengumumkan telah menolak pendekatan pengambilalihan, yang diyakini berasal dari perusahaan saingan Hungaria Wizz Air (LON:WIZZ).

Sektor ini telah terpukul keras oleh pembatasan mobilitas yang diberlakukan untuk memerangi virus Covid-19. Maskapai penerbangan AS baru-baru ini juga memperingatkan bahwa kesulitan ini tetap ada, dan tawaran easyJet bisa menjadi langkah pertama menuju lebih banyak konsolidasi di sektor ini.

Harga minyak mentah kian naik pada Jumat petang, tetapi akan mencatatkan kerugian mingguan setelah berita China mengkonfirmasi telah menjual minyak mentah dari cadangan strategis melalui lelang publik.

Langkah itu, yang diyakini sebagai yang pertama, dilakukan “untuk mengurangi tekanan kenaikan harga bahan baku,” menurut Badan Pangan dan Cadangan Strategis Nasional negara itu, dan menambah lebih banyak ketidakpastian pada pasar yang kesulitan untuk mengatasi meningkatnya kasus Covid-19.

Selain itu, stok minyak mentah AS turun minggu lalu sebanyak 1,5 juta barel, menurut Badan Informasi Energi (EIA) pada hari Kamis, angka penurunan yang lebih kecil daripada yang dipublikan Rabu oleh badan industri, American Petroleum Institute (API).

Pada pukul 14.21 WIB, harga minyak mentah AS makin naik 0,82% di $68,70 per barel, sedangkan kontrak Brent naik 0,97% ke $72,14 per barel. Baik Brent dan WTI berjangka berakhir di level terendah sejak 26 Agustus pada hari Kamis, dan berada di jalur penurunan mingguan menuju 1%.

Selain itu, harga emas berjangka naik 0,11% di $1.802,05/oz, sementara EUR/USD menguat 0,11% ke 1,1839.

Sumber : Reuters, Investing