PT EquityWorld Futures: Bank Indonesia mencatat suku bunga simpanan dan kredit perbankan per April 2014 terus naik. Pada bulan itu, suku bunga deposito berjangka waktu satu bulan, misalnya meningkat dari 7,98 persen menjadi 8,1 persen. Adapun suku bunga acuan (BI Rate) masih di level 7,5 persen sejak November 2013.

Adapun suku bunga deposito untuk jangka waktu tiga bulan, meningkat dari 8,27 persen menjadi 8,35 persen. Sedangkan deposito jangka waktu enam bulan tercatat naik dari 8,24 persen menjadi 8,44 persen, dan deposito jangka waktu 12 bulan meningkat dari 7,41 persen menjadi 7,8 persen.

»Kenaikan suku bunga dana diiringi oleh peningkatan rata-rata suku bunga kredit yang naik dari 12,57 persen pada Maret menjadi 12,6 persen pada April 2014,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Tirta Segara, Senin, 9 Juni 2014.

Salah satu bank pelat merah, PT BNI Tbk tercatat menetapkan suku bunga deposito untuk tenor satu bulan sebesar 4,5 persen. Dari situs resminya per Mei 2014, bank tersebut menetapkan bunga deposito tenor tiga bulan dan enam bulan masing-masing sebesar 7,5 persen. Adapun untuk suku bunga 12 persen suku bunga depositonya sebesar 6,5 persen.

Sementara Lembaga Penjamin Simpanan hanya menjamin suku bunga simpanan bank umum dengan denominasi rupiah maksimal 7,75 persen dan denominasi valas maksimal 1,5 persen. Sedangkan suku bunga simpanan berdenominasi rupiah oleh bank perkreditan rakyat yang dijamin LPS maksimal 10,25 persen.

Berdasarkan penelusuran Tempo hari ini ke beberapa situs resmi bank nasional, tercatat sejumlah suku bunga kredit yang angkanya di kisaran yang dilaporkan bank sentral di atas. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) misalnya menetapkan suku bunga kreditnya saat ini berkisar 9,71 persen hingga 11,75 persen.

Adapun PT Bank Mandiri Tbk memberlakukan suku bunga dasar kreditnya berkisar 10,5 persen hingga 12,25 persen. Sedangkan PT Bank CIMB Niaga Tbk, mengenakan suku bunga kredit berkisar 9,85 persen hingga 10,8 persen.

Sumber berita: www.tempo.co