PT Equity World Futures: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 102 poin didorong aksi beli yang sangat marak sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali dibanjiri dana asing.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG melonjak 84,903 poin (1,69%) ke level 5.109,615 berkat maraknya aksi beli. Pemilihan presiden (pilpres) yang berlangsung aman serta sesuai prediksi pasar jadi katalis penggerak.

Euforia pilpres sangat terasa di lantai bursa, apalagi jagoan pilihan pelaku pasar yaitu capres nomor satu Joko Widodo unggul di hasil hitung cepat sementara. Indeks sempat melesat sampai ke titik tertingginya hari ini di 5.165.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (10/7/2014), IHSG melesat 102,498 poin (2,04%) ke level 5.127,210. Sementara Indeks LQ45 dibuka 24,589 poin (2,86%) ke level 884,001.

Saham-saham perkebunan malah terkena aksi ambil untung karena sudah naik tinggi sejak awal pekan ini. Sembilan sektor di lantai bursa berhasil menguat, dipimpin sektor industri dasar.

Perdagangan siang hari ini berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 228.947 kali dengan volume 5,335 miliar lembar saham senilai Rp 9,448 triliun. Sebanyak 163 saham naik, 131 turun, dan 69 saham stagnan.

Bursa-bursa regional rata-rata siang ini masih bisa menguat. Hanya bursa saham Jepang yang bergerak di zona merah sejak pagi tadi.

Berikut situasi di bursa-bursa Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 turun 28,33 poin (0,19%) ke level 15.274,32.
  • Indeks Hang Seng naik 63,79 poin (0,28%) ke level 23.239,86.
  • Indeks Komposit Shanghai tumbuh 4,30 poin (0,21%) ke level 2.042,92.
  • Indeks Straits Times menguat 8,42 poin (0,26%) ke level 3.283,88.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 1.800 ke Rp 70.000, Indocement (INTP) naik Rp 1.675 ke Rp 26.675, Unilever (UNVR) naik Rp 1.100 ke Rp 32.325, dan BRI (BBRI) naik Rp 650 ke Rp 11.825.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Multi Bintang (MLBI) turun Rp 6.000 ke Rp 1,05 juta, Saratoga (SRTG) turun Rp 545 ke Rp 4.755, Goodyear (GDYR) turun Rp 500 ke Rp 17.000, dan Asahimas (AMFG) turun Rp 300 ke Rp 7.200.

Sumber berita: finance.detik.com