Equityworld futures – Harga emas mungkin akan mendapatkan beberapa konsolidasi lagi minggu ini seiring daya tarik safen dari logam tersebut terus kehilangan tajinya, analis mengatakan . Namun, pertemuan Federal Reserve pekan ini bisa memberikan dukungan mengejutkan pada logam kuning tersebut.

Bahkan analis emas yang bullish pun mengakui bahwa logam mulia ini bisa bergerak turun sedikit lebih jauh minggu ini, terutama setelah pasar komoditas memilih untuk mengabaikan serangan rudal Korea Utara lainnya dan serangan teroris London pada hari Jumat.

“Saya secara keseluruhan percaya diri pada emas, tapi saya merasa logam ini akan sedikit terkoreksi minggu ini,” kata Jasper Lawler, pimpinan penelitian di London Capital Group, kepada Kitco News.

Lawler mencatat bahwa status safe-haven yang ditawarkan emas telah terhapus sementara. “Ketika emas menyentuh level $ 1.350, kekhawatiran tercipta. Pada hari Jumat, Korea Utara kembali meluncurkan rudalnya, namun emas tidak mendapatkan keuntungan dari hal itu, begitu juga dengan mata uang safe-haven lainnya. ”

Namun, isu geopolitik juga tidak akan lenyap begitu aja dalam menggerakan harga emas minggu ini, kata Simona Gambarini, seorang analis di Capital Economics.

“Apa yang terjadi di London pada hari Jumat dan uji coba rudal Korea Utara – dan mungkin akan ada fokus pada risiko geopolitik minggu ini, dapat memicu rally harga lainnya jika situasi memburuk atau risiko yang dirasakan meningkat,” Gambarini mencatat.

Ryan McKay, ahli strategi komoditas di TD Securities, juga menyoroti bahwa terdapat “akumulasi bertahap dari posisi spekulatif dan emas bisa mengarah sedikit lebih rendah.”

‘Ini Semua Tentang Pertemuan Fed Minggu Ini™

Pertemuan Fed pada hari Selasa dan Rabu merupakan peristiwa nomor satu yang harus dicermati minggu ini, menurut analis.

“Ini semua tentang pertemuan The Fed minggu ini,” kata Lawler. “Jika sesuatu terjadi, ini akan menjadi baik-baik saja untuk emas. Menilai bahasa dari Presiden Fed New York William Dudley, yang tampaknya tidak terburu-buru untuk kenaikan suku bunga berikutnya, kita mungkin telah selesai dengan kenaikan suku bunga tahun ini dan itu bisa menjadi bearish untuk dolar AS”.

Analis lain dengan suara bulat sepakat bahwa kenaikan suku bunga minggu ini tampaknya tidak akan terjadi. Jadi, semua mata sekarang berfokus pada bagaimana Fed bisa menangani pengumuman pengurangan neraca mereka yang diharapkan secara luas.

“Pertemuan Fed akan menjadi penting dan tentunya fokus investor akan kembali ke bank sentral dari geopolitik,” kata Gambarini. “The Fed tidak mungkin menaikkan suku bunga lagi tahun ini karena inflasi masih berada di jalur dan risiko geopolitik meningkat.”

Yang benar-benar bisa mengguncang pasar adalah jika Fed mulai menjual obligasi tahun ini, misalnya di bulan Desember, Lawler mencatatkan. “Langkah itu bisa menciptakan kegugupan, dan itu bisa menjadi negatif unutk pasar saham dan positif untuk emas.”

Sejak upaya Fed untuk mengurangi neraca keuangannya dimana hal ini belum pernah terjadi sebelumnya, para analis dibiarkan menerka ketika mencoba meramalkan reaksi pasar terhadap pernyataan potensial bank sentral tersebut.

“Sulit untuk mengetahui bagaimana hal itu akan berdampak pada emas karena ini merupakan situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kami mengharapkan pengumuman dan kemungkinan Fed akan memulai pengurangan neraca mereka, “jelas Gambarini. “Secara teori, itu seharusnya menjadi negatif untuk harga emas, tapi itu akan tergantung pada jumlah pengurangan  yang mereka rencanakan. Asumsi kami adalah bahwa hal itu akan dilakukan secara bertahap, jadi dampak awalnya cenderung relatif terbatas karena pasar kemungkinan sudah mengkalkulasi hal itu. ”

“The Fed diperkirakan akan membiarkan suku bunga tidak berubah dan mengumumkan keputusan untuk kapan, bagaimana, dan mengapa mereka mengurangi neraca. Kita harus menunggu untuk melihat bagaimana reaksi emas, “kata Robin Bhar, pimpinan riset logam di Société Générale.

Data kunci AS lainnya yang bisa dicermati minggu ini mencakup sejumlah laporan residensial, Building Permits, Housing Starts, Existing Home Sales, dan House Price Index. Beberapa tambahan untuk dicermati adalah Current Account, Philadelphia Fed Manufacturing Index, dan Manufacturing PMI.

Level To Watch: Level $ 1,300 Akan Bertahan

Meski kekhawatiran akan profit taking dari emas, logam mulia tersebut akan bertahan di atas $ 1.300, kata Lawler. “Level support terdekat yakni $ 1.316 dan level resistance di $ 1.350. Jika kita ditutup di atas $ 1.350 maka itu akan menjadi sinyal bahwa hal baik akan datang untuk emas. ”

Colin Cieszynski, pimpinan strategi pasar di CMC Markets, mengungkapkan pandangan serupa, mencatatkan bahwa “$ 1.300 bukan hanya angka bulat, seiring fibonacci juga mendukung hal tersebut.”

Dia menambahkan bahwa “emas turun dengan cepat, yang mana meredakan kondisi overbought, namun momentum kenaikan masih melambat saat ini.”

McKay melihat level support $ 1.307 dan level resistance $ 1.350 – $ 1.375. “Ini akan sulit untuk menembus ke atas level $ 1.375 kecuali jika Fed keluar dan mengatakan bahwa mereka tidak akan se-hawkish sebelumnya, menekankan dua kenaikan, bukan empat.”