Equityworld Futures – Rakyat Amerika memperingati Hari Presiden, Senin (15/2). Ini adalah hari libur federal untuk menghormati seluruh presiden AS.

Hari ini diperingati setiap Senin ketiga bulan Februari, bulan kelahiran dua presiden paling terkenal, George Washington, presiden kelima, dan Abraham Lincoln, yang memimpin Amerika semasa perang saudara.

Meskipun sebagian pekerja AS libur, termasuk para pegawai federal dan pegawai bank, sebagian lainnya tidak.

Berlangsung di tengah musim dingin, pada liburan ini orang tidak mengadakan pesta memanggang dan piknik seperti liburan pada musim panas. Liburan ini kerap kali dimanfaatkan perusahaan untuk menawarkan diskon harga mobil dan barang-barang ritel.

Tahun ini, rumah lelang RR Auction yang berbasis di Boston melakukan pelelangan berbagai memorabilia kepresidenan pada sekitar hari libur ini.

Hampir 300 artefak kepresidenan tersedia untuk ditawar dalam lelang daring, termasuk baju hangat berwarna khas universitas Harvard milik John F. Kennedy, sejumput rambut Washington, dan foto Lincoln yang dibubuhi tanda tangannya. Lelang ini juga mencakup dokumen dari banyak presiden, termasuk John Quincy Adams, James Madison, dan Ulysses S. Grant.

Hari Presiden diawali dengan perayaan ulang tahun Washington setiap tahun pada 22 Februari.

Kongres AS secara resmi menetapkannya sebagai hari libur federal pada tahun 1968, sambil memindahkannya menjadi Senin ketiga bulan Februari, sehingga ada libur akhir pekan yang lebih panjang.

Pada suatu ketika, sebagian kalangan berpendapat liburan ini seharusnya mencakup perayaan hari ulang tahun Lincoln, yang jatuh pada 12 Februari, dan diubah namanya dari Hari Ulang Tahun Washington menjadi “Presidents Day” atau Hari Presiden.

Para legislator menolak gagasan tersebut, dan nama hari libur ini secara resmi masih tetap Hari Ulang Tahun Washington. Namun, hari ini sekarang lebih umum dikenal sebagai Hari Presiden dan dianggap kebanyakan orang sebagai perayaan bagi semua presiden AS.

 

Sumber : VOA, Ewfpro
PT Equityworld Futures